Showing posts with label Hewan. Show all posts
Showing posts with label Hewan. Show all posts

Hewan Pendaki Gunung

type='html'>
Banyak orang-orang yang mengaku nekat karena telah mendaki gunung yang berbahaya. Tapi kenyataannya, alam pun tidak kalah. Entah bagaimana mereka melakukannya, tapi kambing gunung ini mendaki ke tempat-tempat yang paling berbahaya.
Tinggal di daerah pegunungan di Amerika Utara, kambing gunung ini dapat ditemukan di ketinggian 13.000 kaki, memanjat tebing sepanjang hari dan mencari makan. Berkat dua kukunya yang memiliki masing-masing dua jari lebar memberikan mereka keseimbangan yang hebat. Kambing gunung tentu tidak kalah dari pendaki berpengalaman.
Bulunya yang berlapis ganda dan putih tebal memberikan kamuflase di daerah bersalju untuk menghindar dari predator. Dan jika mereka berhadapan dengan predator, mereka bisa melompat sejauh 12 kaki dalam sekali lompatan dan mencapai daerah yang aman. Bisa dilihat gambar-gambar dibawah ini untuk lebih jelas menyimak kehebatan mereka.























 


sumber

Inilah Hewan yang Bisa Hidup Abadi

type='html'>
Seharusnya segala mahluk di muka bumi ini memiliki awal dan akhir, hidup dan mati. Namun bagi hewan yang satu ini hal tersebut tampaknya tidak berlaku, karena ia bisa hidup selamanya.

Turritopsis Nutricula, atau dikenal sebagai immortal jellyfish. Sesuai namanya, ubur-ubur punya keunikan tersendiri. Saat menjadi dewasa, ubur-ubur ini bisa kembali ke tahap polip lalu bertumbuh lagi dari awal.
 
 
Hal ini dimungkinkan karena ubur-ubur abadi mampu mengembangkan sel transdifferentiation, yakni sel yang berubah menjadi sel baru. Dalam proses ini, sulur-sulur dari ubur-ubur abadi diubah menjadi polip baru. Secara teoritis, proses ini bisa berlanjut terus tanpa batas.

Ubur-ubur abadi berbentuk seperti lonceng, dengan diameter maksimum sekitar 4,5 milimeter. Pada bagian perut ada bagian warna merah terang. Pada spesimen yang masih muda, hanya memiliki delapan tentakel saja, sementara saat dewasa bisa berkembang hingga 80-90 tentakel.

Diyakini berasal dari Karibia, tetapi telah menyebar di seluruh dunia. Umumnya di lautan daerah tropis. Walau disebut sebagai ubur-ubur abadi, pada kenyataannya di alam liar mereka harus mati karena dimangsa oleh predator serta penyakit.